Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswa UI, Altaf Mengaku Tusuk30 Kali Zidan

Polres Metro Depok menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia. (Andhika Prasetia/detikcom)
Polres Metro Depok menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia. (Andhika Prasetia/detikcom)

TENTANGKEPRI.COM – Altafasalya Ardnika Basya (23) memperagakan adegan menusuk mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Muhammad Naufal Zidan (19), dalam rekonstruksi kasus pembunuhan yang digelar Polres Metro Depok. Altaf mengaku menusuk Zidan sebanyak 30 kali.

Pantauan detikcom di lokasi pembunuhan Zidan, Jalan Palakali, Kukusan, Beji, Depok, Selasa (22/8/2023), korban sempat mengatakan ‘maaf’ dan ‘terima kasih’. Kemudian Altaf memperagakan adegan menusuk-nusuk tubuh korban secara berulang sembari mendorongnya.

“Ada puluhan berarti tusukannya? Sampai 100 nggak?” tanya jaksa penuntut umum (JPU) Alfa Dera kepada Altaf.

“Kemarin pas dicek ada 30, Pak,” jawab Altaf.

“30 tusuk,” sahut Alfa Dera.

Sebelumnya, Altaf diketahui sempat menjejalkan jarinya ke mulut korban agar korban berhenti berteriak. Korban berusaha berteriak, tapi Altaf memasukkan tangan kirinya ke dalam mulut korban. Hal itu menyebabkan kelingking Altaf terluka.

Selagi tangan kiri Altaf masih menyumpal mulut korban, tangan kanan Altaf meraih pisau yang terjatuh. Seketika Altaf menusuk leher korban.(*)

BACA JUGA:  Buka Darul Arqam Madya Nasional 2023, Jefridin Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Muda Berkarakter

Sumber: detiknews