Jefridin Ajak Tokoh Agama Bergandeng Tangan Menjaga Batam Tetap Kondusif

acara silaturahmi dengan Tokoh Agama (IPIM, PMB & BMGQ) sekaligus Penandatanganan Insentif Triwulan 3 Tingkat Kecamatan Nongsa di Masjid Tanjak Bandara Hang Nadim, Rabu (4/10/2023).
acara silaturahmi dengan Tokoh Agama (IPIM, PMB & BMGQ) sekaligus Penandatanganan Insentif Triwulan 3 Tingkat Kecamatan Nongsa di Masjid Tanjak Bandara Hang Nadim, Rabu (4/10/2023).

BATAM, TENTANGKEPRI.COM –  Sekretaris Daerah, Jefridin, M.Pd. mengajak seluruh masyarakat Kota Batam khususnya yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM), Persatuan Mubaligh Batam (PMB) dan Badan Musyawarah Guru Al Qur’an (BMGQ) Kota Batam untuk bergandeng tangan, bersatu padu menjaga Kota Batam agar tetap kondusif.

Hal itu disampaikannya saat mendampingi Wali Kota Batam, Muhammad Rudi di acara silaturahmi dengan Tokoh Agama (IPIM, PMB & BMGQ) sekaligus Penandatanganan Insentif Triwulan 3 Tingkat Kecamatan Nongsa di Masjid Tanjak Bandara Hang Nadim, Rabu (4/10/2023). Acara ini juga dihadiri Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Marlin Agustina Rudi.

BACA JUGA:  Pinjaman Online Meningkat, HIPMI: Perlu Literasi Keuangan

“Alhamdulillah pada hari ini Kita dapat bersilahturahmi di sini antara Pemerintah dengan IPIM, PMB dan BMGQ Kota Batam. Mari terus Kita jaga kekompakan ini, agar Kota Batam tetap aman, nyaman dan kondusif,” ujarnya.

Katanya, kondusifitas Kota Batam harus tetap terjaga dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Batam. Batam berbeda dengan daerah lain karena Batam tidak memiliki hasil bumi hanya mengandalkan letaknya yang strategis. Sehingga kehadiran investor dan kunjungan orang ke Batam menjadi andalan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di Kota Batam.

“Ketika investasi ada maka lapangan kerja akan terbuka. Oleh karena itu sebagai orang Batam, sebagai ulama harus membantu meluruskan isu-isu miring yang ada di Kota Batam. Betapa pentingnya menjaga keamanan di Kota Batam, agar investor merasa aman menanamkan investasinya di Kota Batam,” ajak Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Batam ini.

BACA JUGA:  Singapura Masih Dominasi Investasi Asing di Kota Batam

Jika Batam aman, nyaman dan kondusif maka wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik akan datang ke Kota Batam. Orang yang datang dan berkunjung ke Batam tentu akan menginap di hotel makan di restoran sehingga Pemko akan mendapatkan pajak sebesar 10 persen.

BACA JUGA:  Buruh di Batam Minta Kenaikan Upah 15%, Cabut Omnibus Law dan Turunkan Harga Sembako

“Insyaallah jika PAD meningkat, maka berdampak pada pembangunan dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Untuk itu mari Kita bersama-sama berkolaborasi dalam bidang masing-masing demi kemajuan Kota Batam,” pungkasnya.

Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Marlin Agustina dalam kesempatan itu berpesan kepada Tokoh Agama untuk mendidik anak-anak sehingga menjadi anak-anak yang berkarakter.

“Tantangan pemimpin ke depan sangat luar biasa, jika akhlak tidak kita siapkan dari sekarang maka akan sulit ke depannya. Terimakasih atas doa dan dukungan yang selama ini Bapak/Ibu berikan selama ini dalam mendidik anak-anak Kita,” ucapnya.(*)