Patut Ditiru, 7 Kebiasaan Warga Spanyol yang Dikaitkan dengan Hidup Sehat

Avatar photo
Ilustrasi wisata Mallorca (Getty Images/Andrey Danilovich)
Ilustrasi wisata Mallorca (Getty Images/Andrey Danilovich)

Menjalani pola hidup sehat tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Sejumlah kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pola makan hingga aktivitas sosial, dapat mendukung kesehatan dan kesejahteraan.

Spanyol dikenal memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Sejumlah kebiasaan masyarakat di negara tersebut juga kerap dikaitkan dengan pola hidup sehat, mulai dari konsumsi makanan khas Mediterania, aktivitas fisik, hingga kuatnya hubungan sosial.

Berikut tujuh kebiasaan yang dapat menjadi inspirasi.

1. Menggunakan Minyak Zaitun

Minyak zaitun extra virgin menjadi salah satu bahan utama dalam pola makan Mediterania yang banyak diterapkan di kawasan Spanyol.

Minyak tersebut kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan senyawa polifenol yang memiliki sifat antioksidan. Sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi minyak zaitun dengan kesehatan jantung.

Tinjauan penelitian yang diterbitkan melalui National Library of Medicine pada 2014 menemukan bahwa konsumsi minyak zaitun, terutama extra virgin, berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian pada kelompok dengan risiko kardiovaskular tinggi.

2. Menikmati Hidup dengan Lebih Santai

Ritme kehidupan di Spanyol kerap diasosiasikan dengan waktu makan dan bersosialisasi yang lebih panjang. Masyarakat juga memiliki kebiasaan menikmati waktu bersama keluarga atau teman tanpa selalu terburu-buru.

BACA JUGA:  Dukung Germas, Jefridin Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat Menuju Batam Kota Sehat

Kebiasaan makan dengan lebih tenang dan menyediakan waktu untuk beristirahat dapat membantu seseorang mengelola stres. Tradisi siesta, meski praktiknya berbeda-beda dan tidak dilakukan semua orang, juga menjadi bagian dari budaya istirahat di Spanyol.

3. Menikmati Makanan dalam Porsi Kecil

Budaya tapas merupakan salah satu ciri khas kuliner Spanyol. Berbagai hidangan biasanya disajikan dalam porsi kecil sehingga memungkinkan orang menikmati beragam makanan dalam satu kesempatan.

Selain pilihan makanan, cara makan juga berpengaruh. Menikmati makanan secara perlahan dan bersama orang lain dapat membantu seseorang lebih sadar terhadap makanan yang dikonsumsi serta memberi kesempatan tubuh mengenali rasa kenyang.

4. Aktif di Luar Ruangan

Iklim dan budaya kehidupan luar ruangan di Spanyol membuat aktivitas di luar rumah menjadi bagian dari keseharian sebagian masyarakat.

Paparan sinar matahari membantu tubuh memproduksi vitamin D yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan fungsi tubuh. Namun, paparan matahari tetap perlu dilakukan secara bijak karena paparan ultraviolet berlebihan dapat meningkatkan risiko kerusakan kulit.

BACA JUGA:  Duh! Studi Ungkap Pola Makan seperti Ini Bisa Picu Kanker Usus Besar di Usia Muda

Selain itu, aktivitas di luar ruangan seperti berjalan kaki juga dapat membantu menjaga kebugaran.

5. Menjaga Hubungan Sosial

Bersosialisasi menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Spanyol. Pertemuan dengan keluarga, teman, maupun komunitas dapat berlangsung di lingkungan tempat tinggal, kafe, atau ruang publik.

Hubungan sosial yang kuat juga dikaitkan dengan berbagai aspek kesehatan. Sebuah penelitian terhadap 1.174 orang lanjut usia di Leganés, Spanyol, menemukan bahwa memiliki seseorang yang dipercaya untuk berbagi cerita berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Meski demikian, hubungan tersebut bersifat asosiasi dan tidak otomatis membuktikan hubungan sebab-akibat.

6. Tetap Melibatkan Lansia dalam Kehidupan Keluarga

Kehidupan antargenerasi menjadi salah satu karakter yang sering dikaitkan dengan keluarga di Spanyol. Lansia dalam banyak keluarga tetap memiliki hubungan dekat dengan anak dan anggota keluarga lainnya.

Menjaga interaksi sosial pada usia lanjut penting karena isolasi sosial dan kesepian dapat berkaitan dengan berbagai risiko kesehatan.

BACA JUGA:  Jefridin Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat dan Kompak Mendukung Pembangunan Batam

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet pada 2025 juga menemukan adanya kaitan antara isolasi sosial dan masa hidup yang lebih pendek.

7. Membiasakan Jalan Kaki atau Paseo

Paseo merupakan kebiasaan berjalan-jalan santai, termasuk pada sore atau malam hari. Aktivitas ini dapat dilakukan di alun-alun, kawasan perkotaan, maupun sepanjang tepi pantai.

Kebiasaan berjalan kaki secara rutin memiliki berbagai manfaat kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan aktivitas fisik secara teratur karena dapat membantu menurunkan risiko penyakit tidak menular, termasuk penyakit jantung dan diabetes, serta memberikan manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.

Tidak harus berjalan dengan intensitas tinggi. Jalan kaki dengan intensitas sedang yang dilakukan secara rutin juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup aktif.

Pada akhirnya, sejumlah kebiasaan masyarakat Spanyol tersebut tidak berarti menjadi satu-satunya faktor yang menentukan kesehatan atau angka harapan hidup. Namun, pola makan seimbang, aktivitas fisik, waktu istirahat yang cukup, serta hubungan sosial yang baik merupakan kebiasaan yang secara umum dapat mendukung kesehatan.

Sumber: detik.com