Batam  

Golkar Batam Gelar Rakornis: Target Raih 20% Kursi di Pileg 2024

Avatar photo

TENTANGKEPRI.COM, BATAM – Partai Golkar Kota Batam menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) untuk mempersiapkan Calon Legislatif (Caleg) yang akan berkompetisi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Rakornis ini berlangsung di Golden Prawn 933 pada Kamis (30/11/23) dan dihadiri oleh seluruh Calon Legislatif (Caleg) yang akan bertarung pada Pileg 2024.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Batam, Muhammad Yunus Muda, menyampaikan bahwa Rakornis diadakan untuk memastikan bahwa seluruh Caleg memahami aturan kampanye dan menghindari kesalahan selama proses kampanye.

BACA JUGA:  Safari Ramadan, Amsakar Serukan Peningkatan Ibadah dan Kepedulian Sosial

Dalam sambutannya, Yunus Muda menyampaikan target ambisius untuk meraih 20 persen kursi di DPRD Kota Batam pada Pileg 2024. Saat ini, Golkar Kota Batam memiliki 7 kursi, dan mereka berharap menambah tiga kursi lagi.

Selain fokus pada Pileg, partai ini juga sepakat untuk memenangkan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran. Yunus Muda juga ditunjuk sebagai Sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran di Kota Batam.

BACA JUGA:  BP Batam Terima Kunjungan APINDO Kepri, Bahas Potensi dan Tantangan Investasi di Batam

“Jadi nantinya, kami berpesan untuk setiap Caleg yang melakukan kampanye, juga menyuarakan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran. Kita juga berupaya untuk memenangkan Prabowo dan Gibran di Kota Batam,” ungkap Yunus Muda.

Ketua Panitia Pelaksana Rakornis, Nina Mellanie, menambahkan bahwa Rakornis diselenggarakan untuk memastikan kesiapan para Caleg dalam menjalankan kampanye. Mereka berharap mencapai kemenangan mutlak dan zero pelanggaran dalam Pilpres dan Pileg.

BACA JUGA:  Safari Ramadhan Momentum Pemko Batam Jalin Silahturahmi dan Lebih Dekat Dengan Masyarakat

“Ketua DPD sudah menyampaikan target Pileg adalah 20 persen dari kursi DPRD Batam saat ini. Selain itu, kami juga berharap para Caleg mampu bekerja dengan maksimal sehingga bisa meraih hasil yang positif, kemenangan mutlak, dan zero pelanggaran,” tambah Nina Mellanie.(*)