Batam  

Mendagri Puji Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi Kota Batam

Avatar photo
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi

BATAM, TENTANGKEPRI.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama kepala daerah se-Kepri.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi turut hadir secara langsung pada rapat yang digelar di Hotel Marriott Harbour Bay, Batuampar tersebut.

Usai memimpin Rakor secara tertutup, Tito mengatakan ada sejumlah hal yang di dibahas dalam rapat tersebut. Di antara terkait dengan pendapatan, realisasi belanja dan evaluasi pelaksana kebijakan pengendalian inflasi daerah.

BACA JUGA:  Apel Gabungan dan Halalbihalal ASN dan THL, Wali Kota Batam : Saling Memaafkan dan Jaga Kekompakan Memajukan Daerah

“Hari ini saya berkunjung ke Kepri setelah dari Papua, secara umum sudah sangat baik,” kata Tito, Jumat (24/11/2023).

Tito memberikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi di Kepri yang angkanya melampaui Nasional. Hal itu menurutnya karena ditopang dari pertumbuhan ekonomi Kota Batam yang tinggi.

BACA JUGA:  Meriahkan HLN ke-79, PLN Batam Gelar Lomba Menulis dan Foto Berhadiah Total Puluhan Juta untuk Masyarakat Indonesia

Begitu juga dalam pengendalian inflasi di Kepri yang saat ini dinilai relatif lebih rendah dibandingkan dengan Nasional. Tito menilai Kota Batam memiliki kontribusi yang besar terhadap Kepri.

“Kepri memang sudah baik, tapi jangan terlena. Karena ada beberapa kabupaten yang belum capai target,” katanya.

BACA JUGA:  Hadiri Halal Bihalal, Wali Kota Rudi Ajak Warga Jaga Kekompakan Demi Lanjutkan Pembangunan Batam

Sebagaimana diketahui Wali Kota Batam Muhammad Rudi selama ini memang konsen terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam dan pengendalian inflasi. Karena itu pembangunan infrastruktur terus digesa.

Selain itu dalam pengendalian inflasi, program-program sembako murah juga terus dilakukan Pemko Batam. Hal itu dilakukan tidak lain adalah bagaimana daya beli masyarakat tetap terjaga.(*)