Perekam Data Penerbangan Super Tucano Ditemukan

Avatar photo
Warga berada di dekat bangkai pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano TNI AU yang mengalami kecelakaan di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (17/11/2023) (Foto: ANTARA FOTO/Umarul Faruq/sgd/tom.)
Warga berada di dekat bangkai pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano TNI AU yang mengalami kecelakaan di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (17/11/2023) (Foto: ANTARA FOTO/Umarul Faruq/sgd/tom.)

TENTANGKEPRI.COM – Perekam data penerbangan (flight data recorder) milik pesawat tempur Super Tucano nomor ekor TT-3111 dan TT-3103 ditemukan. Saat alat tersebut berada di Skuadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.

Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono mengatakan, alat tersebut bukan kotak hitam (black box), namun alat menyimpan data penerbangan. “Salah satu komponen yang berada di dalam pesawat itu, untuk menyimpan data penerbangan yaitu Voice and Data Recorder/Net-Centric Data Cartridge,” kata Julius dalam keterangan diterima rri.co.id, Sabtu (18/11/2023).

BACA JUGA:  PPN Naik Jadi 12 Persen di 2025, Bagaimana Dampaknya

Diketahui, Tim Pusat Kelaikudaraan dan Keselamatan Terbang dan Kerja (Puslaiklambangja) dan Tim Skadron Teknik dari TNI AU berada di lokasi pesawat nahas tersebut. Tim telah mendapatkan beberapa data yang nantinya akan diinvestigasi.

Saat ini TNI AU berfokus untuk mengamankan informasi kecelakaan kedua pesawat tersebut. Dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano TNI AU milik Skadron Udara 21 Landasan Udara Abdulrachman Saleh.

BACA JUGA:  Respons Erick Thohir soal Ancaman IOC ke Indonesia Buntut Kasus Israel

Keduanya merupakan bagian dari empat pesawat yang sedang melaksanakan misi profisiensi formation flight (terbang dalam formasi). Keduanya mengalami kecelakaan di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (17/11/2023).

Masalah terjadi ketika empat pesawat itu dihadang awan tebal dan tak memiliki jarak pandang yang memadai, sehingga akhirnya membubarkan formasi. Setelah formasi bubar itulah dua dari empat pesawat mengalami kecelakaan dalam misi penerbangan.(*)

BACA JUGA:  Korban Meninggal Bencana Sumatera Jadi 1.090 Orang, 186 Masih Hilang

Sumber:rri.co.id