Hujan-hujan Enaknya Makan Kaldu Tulang, Ini Resepnya

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

TENTANGKEPRI.COM РTulang hewan biasa untuk dibuat kaldu. Kaldu tulang juga bermanfaat untuk kesehatan karena banyak mengandung kolagen. Mengutip Medical News Today, mengonsumsi kaldu tulang bermanfaat untuk persendian dan sistem pencernaan.

Kaldu tulang mengandung nutrisi penting seperti mineral. Nilai gizi kaldu tulang akan bervariasi tergantung tulang yang digunakan dan lama waktu dimasak.

Mengutip Good Food, kaldu tulang sangat mudah dibuat, nilai gizinya akan bervariasi tergantung pada tulang yang digunakan, berapa lama dimasak, dan tambahan bahan. Untuk hasil terbaik, pilih tulang sendi seperti bagian kaki.

BACA JUGA:  Polemik Wisuda Sekolah, Walikota Batam : Akan Saya Surati Tidak Boleh Ada Wisuda

Resep kaldu tulang

Pembuatan kaldu tulang telah dilakukan sejak zaman prasejarah, ketika pemburu memanfaatkan bagian hewan yang tidak dimakan atau tulang menjadi kaldu yang diminum. Hewan babi, sapi, kerbau, kalkun, ayam, domba, rusa, ikan tulangnya bisa dibuat kaldu.

BACA JUGA:  Sejumlah Aset Milik Masyarakat Rempang Dikembalikan Sukarela Kepada Negara

Ada banyak resep  untuk membuat kaldu tulang. Mengutip Healthline, salah satu resepnya, yaitu:

Bahan

  • 4 liter air
  • 2 sendok makan cuka sari apel
  • 2 kilogram tulang hewan sapi atau ayam
  • Garam dan merica, secukupnya

Cara memasak

Semua bahan dimasukkan dalam panci
2. Mendidihkan air
3. Mengecilkan api dimasak selama 12 jam. Semakin lama dimasak, makin enak rasanya
4. Sebelum disantap, saring kaldu.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kepedulian Masyarakat, Pemko Gelar Sosialisasi Imunisasi Anti Gen Baru Dan Skrining IVA

Kaldu yang bergizi, pilihan terbaik menggunakan tulang sumsum, buntut,dan kaki. Tambahan cuka juga penting karena membantu menarik semua nutrisi berharga dari tulang dan masuk ke dalam air.

Bisa juga menambahkan sayuran, bumbu, atau rempah-rempah ke dalam kaldu untuk meningkatkan rasa. Tambahan bahan yang biasanya digunakan yaitu bawang putih, bawang merah, seledri, wortel, dan peterseli. (*)