Lima Stadion Bisa Penuh, Scaloni Yakin Perpisahan Messi Akan Jadi Momen Spesial

Avatar photo
Ekspresi penyerang Argentina, Lionel Messi, seusai timnya kalah dari Spanyol pada pertandingan final Piala Dunia 2026 di Stadion New Jersey, Rutherford, pada 19 Juli 2026. (JEWEL SAMAD/AFP)
Ekspresi penyerang Argentina, Lionel Messi, seusai timnya kalah dari Spanyol pada pertandingan final Piala Dunia 2026 di Stadion New Jersey, Rutherford, pada 19 Juli 2026. (JEWEL SAMAD/AFP)

Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, memperkirakan laga terakhir Lionel Messi bersama La Albiceleste akan berlangsung penuh emosi.

Pertandingan perpisahan Messi dijadwalkan berlangsung di Estadio Monumental, Buenos Aires, ketika Argentina menghadapi Benin dalam laga persahabatan pada Rabu (7/10/2026).

Laga tersebut sekaligus menjadi penampilan ke-208 Messi bersama Timnas Argentina.

Scaloni melihat antusiasme besar masyarakat Argentina untuk menyaksikan pertandingan terakhir kapten mereka. Ia bahkan memperkirakan Stadion Monumental akan dipenuhi suporter.

“Itu akan menjadi hari yang tak terlupakan,” kata Scaloni, dikutip dari BeIN SPORTS, Minggu (4/10/2026).

Messi Jalani Laga ke-208

Messi akan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina setelah memutuskan pensiun dari sepak bola internasional. Keputusan tersebut diambil setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026.

BACA JUGA:  Juventus Imbang Lagi, tapi di Serie A Belum Jadi ‘Raja Seri’

Pertandingan melawan Benin akan membuat Messi semakin menegaskan statusnya sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah Timnas Argentina.

Hingga saat ini, Messi telah mencatatkan 207 caps dan mencetak 125 gol untuk La Albiceleste.

Scaloni menilai sosok Messi selalu mendapatkan perhatian luar biasa dari publik. Kehadirannya juga memberikan pengaruh besar kepada rekan setim, lawan, dan para penggemar.

“Saya membayangkan bila ada lima Stadion Monumental, semuanya akan penuh,” ujar Scaloni.

Laga melawan Benin pun akan menjadi penutup perjalanan panjang Messi bersama Argentina. Puncak kariernya di level internasional terjadi ketika ia membawa La Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.

BACA JUGA:  Daftar 18 Tim Negara Lolos ke Piala Dunia 2026

Messi Tinggalkan Banyak Rekor

Selain menjadi pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak untuk Argentina, Messi juga meninggalkan sejumlah rekor di Piala Dunia.

Pemain berusia 39 tahun itu menjadi satu-satunya pesepak bola dalam sejarah Piala Dunia yang tampil sebagai starter dalam tiga pertandingan final.

Messi juga tercatat sebagai pemain dengan kontribusi gol terbanyak di Piala Dunia, yakni 33 kontribusi yang terdiri dari 21 gol dan 12 assist.

Setelah era Messi berakhir, Argentina mulai menyiapkan generasi baru. Sejumlah pemain muda, seperti Nico Paz dan Franco Mastantuono, mulai mendapatkan perhatian setelah tampil dalam beberapa pertandingan terakhir.

BACA JUGA:  PSG Vs Chelsea: Les Parisiens Hajar Si Biru 5-2

Scaloni Diproyeksikan Lanjutkan Tugas

Lionel Scaloni diperkirakan tetap menangani Timnas Argentina hingga Copa America 2028. Ia bahkan berpeluang melanjutkan tugasnya hingga Piala Dunia 2030.

Gelandang Argentina, Enzo Fernandez, menilai keberlanjutan Scaloni penting bagi skuad setelah era Messi berakhir.

“Dia yang membangun tim ini. Kami harus terus bersaing di level tertinggi,” kata Fernandez.

Bagi Scaloni, pertandingan melawan Benin bukan hanya menjadi momen perpisahan dengan Messi, tetapi juga menjadi awal dari fase baru Timnas Argentina.

Setelah era sang kapten berakhir, Scaloni akan menghadapi tantangan untuk mempertahankan Argentina di level tertinggi sekaligus membangun fondasi baru bagi generasi berikutnya.

Sumber: kompas.com