Spanyol Bakal Larang Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Avatar photo
Ilustrasi. Spanyol akan batasi akses media sosial untuk anak di bawah usia 16 tahun. Foto: iStock/SeventyFour
Ilustrasi. Spanyol akan batasi akses media sosial untuk anak di bawah usia 16 tahun. Foto: iStock/SeventyFour

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana pelarangan akses media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun, pada Selasa (3/2).

Sanchez mengatakan rencana kebijakan itu disertai kewajiban bagi platform digital untuk menerapkan sistem verifikasi usia demi menciptakan ruang digital yang lebih aman.

“Anak-anak kita terpapar pada ruang yang sejak awal tidak dimaksudkan untuk mereka jelajahi sendirian… Kami tidak akan lagi menerima hal itu,” ujar Sanchez saat berpidato di World Government Summit di Dubai, seperti dikutip Reuters.

BACA JUGA:  Australia Resmi Larang Anak Main Medsos, Bagaimana Aturannya?

“Kami akan melindungi mereka dari ‘Wild West’ digital,” tambah dia.

Spanyol telah bergabung dengan lima negara Eropa lain dalam sebuah inisiatif yang disebut “Coalition of the Digitally Willing,” guna menegakkan regulasi lintas negara.

BACA JUGA:  Singapura Jadi Negara Terkaya di Dunia, AS hingga Swiss ‘Tak Berdaya’

Sanchez mengatakan pertemuan perdana koalisi itu akan digelar dalam waktu dekat, meski tidak merinci sejumlah negara anggotanya.

“Kami menyadari tantangan ini melampaui batas wilayah satu negara,” ujarnya.

Menurut Sanchez, Spanyol akan mengajukan RUU pada pekan depan untuk meminta pertanggungjawaban para eksekutif media sosial atas konten ilegal dan ujaran kebencian.

BACA JUGA:  Jefridin Ajak Masyarakat Hinterland Jangan Terprovokasi Berita Hoax di Medsos

RUU tersebut juga akan mengkriminalkan praktik manipulasi algoritma serta penyebaran konten ilegal.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah penerapan sistem pemantauan ujaran kebencian di dunia maya. Sementara platform diwajibkan menerapkan verifikasi usia yang tidak bersifat simbolis semata.

Sumber: cnnindonesia.com