BMKG Batam Ingatkan Fenomena Alam Picu Banjir ROB Landa Pesisir Kepri

Avatar photo
Banjir pesisir permukiman kampung Melayu Nongsa beberapa waktu lalu 
Banjir pesisir permukiman kampung Melayu Nongsa beberapa waktu lalu 

BATAM, TENTANKEPRI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah di Kepulauan Riau (Kepri).

Hal tersebut dikarenakan adanya fenomena Fase Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) dan Bulan Purnama pada tanggal 4 Desember 2025 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. 

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, fenomena banjir pesisir   berpotensi terjadi pada tanggal 4 sampai dengan 13 Desember 2025

BACA JUGA:  Pengukuhan Pengurus LAM Kota Batam Berlangsung Khidmat, Amsakar Perkuat Sinergi LAM dan Pemerintah

Adapun Wilayah-Wilayah Rawan Terendam Rob diantaranya : 

1. Kota Batam : Pesisir Kecamatan Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa dan sekitarnya
2. Kabupaten Lingga : Pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang dan sekitarnya;
3. Kabupaten Karimun : Pesisir Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Meral dan sekitarnya;
4. Kabupaten Bintan : Pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur dan sekitarnya;
5. Kota Tanjungpinang : Pesisir Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Bukit Bestari dan sekitarnya.

BACA JUGA:  Pemko Batam Perkuat Strategi Atasi Masalah Sampah, Sekda Jefridin Pimpin Langkah Konkret

BMKG memperkirakan banjir rob ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat pesisir, terutama di sekitar pelabuhan, pemukiman warga, tambak garam, hingga kawasan perikanan darat.

Aktivitas bongkar muat di pelabuhan, akses transportasi, hingga roda perekonomian warga pesisir diprediksi dapat terganggu akibat genangan rob yang cukup tinggi.

Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Ramlan mengimbau seluruh masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir untuk selalu waspada dan siaga terhadap potensi banjir rob ini.

BACA JUGA:  Berdasarkan Data BPS, Inflasi Kota Batam Bulan April 0,09 Persen Jefridin: Lebih Rendah dari Inflasi Dibulan Maret

“Warga diharapkan terus memperbarui informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG, serta mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” ujar Ramlan dalam keterangannya, Senin (1/12). 

Masyarakat diminta untuk menjaga barang-barang berharga, memantau kondisi lingkungan sekitar, dan meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama. (*)