Batam  

Daftar 10 Negara dengan Investasi Terbesar di Batam

Avatar photo
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi
BATAM, TENTANGKEPRI.COM – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, realisasi investasi asing di Batam mencapai USD 508,25 juta atau setara dengan Rp 7,52 triliun terhitung sejak Triwulan I hingga Triwulan III 2023 lalu. Total investasi tersebut berasal dari 1.318 proyek yang ada.

 

Jumlah tersebut pun kemungkinan akan terus bertambah seiring investasi yang tumbuh pada Triwulan IV.

Dari sisi Penanaman Modal Asing (PMA), Singapura masih mendominasi dengan nilai investasi sebesar USD 307,44 juta atau setara Rp 4,55 triliun dari 710 proyek. Kemudian, Tiongkok dan Perancis menyusul di peringkat kedua dan ketiga.

BACA JUGA:  Pemko Batam Raih Tiga Penghargaan Stakeholders Award Tahun 2023, Pada Wilayah Kerja KPKNL Batam

Dimana, sektor yang mendominasi realisasi investasi adalah industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam; makanan; sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran.

“Gairah ekonomi terus bangkit. Saya berharap, pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Batam semakin baik,” ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Rabu (3/1/2024).

BACA JUGA:  Jefridin Ungkapkan Andalusia Visit Day 2023 Sebagai Motivasi Bagi Peserta Didik Mengembangkan Bakat

Muhammad Rudi berharap, pembangunan yang saat ini berlangsung dapat memberikan pengaruh positif terhadap realisasi investasi ke depan.

“Batam ini tak bisa dilepaskan dari investasi, khususnya PMA. Kita harus menjaga situasi kondusif agar produksi bisa terus berjalan,” tambahnya.

Berikut daftar sepuluh negara yang menanamkan modal terbesar di Batam sejak Triwulan I hingga Triwulan III Tahun 2023 :

  1. Singapura USD 307,446 juta dengan 710 proyek,
  2. Tiongkok USD 46,42 juta dengan 137 proyek,
  3. Perancis USD 40,73 juta dengan 14 proyek,
  4. Hongkong USD 37,7 juta dengan 75 proyek,
  5. Jepang USD 20,52 juta dengan 41 proyek,
  6. Malaysia USD 13,51 juta dengan 80 proyek,
  7. Luxembourg USD 10,44 juta dengan 6 proyek,
  8. Jerman USD 5,7 juta dengan 16 proyek,
  9. Inggris USD 5,13 juta dengan 20 proyek,
  10. Amerika Serikat USD 4,2 juta dengan 17 proyek. (*)
BACA JUGA:  Malaysia Jajaki Investasi Bidang Transportasi Modern di Batam