Batam  

Sinergi Bapenda dan Kejari Batam, Selamatkan Piutang Badan Usaha hingga Rp 2,8 M

Avatar photo

BATAM, TENTANGKEPRI.COM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Batam, I Ketut Kasna Dedi, mengapresiasi sinergi antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam yang sudah terjalin selama ini.

Selama program pendampingan dari Jaksa Pengacara Negara pada Kejari Batam di Tahun 2023 ini, Bapenda dan Kerjari Batam sukses mengumpulkan piutang badan usaha senilai Rp2.810.472.162.

“Nilai ini merupakan hasil nyata dari sinergi antara Bapenda Batam dengan tim Jaksa Pengacara Negara pada Kejaksaan Negeri Batam dalam upaya pemulihan keuangan negara,” kata Kajari, Kamis (21/12/2023).

BACA JUGA:  Kunjungi Pulau Pecong, Rudi Salurkan Bantuan Sembako untuk KPM-PKH

Di kesempatan itu, Kajari bersama Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah, memberikan piagam penghargaan kepada PT Batam Mas Indah Permai sebagai pelopor kepatuhan pembayaran pajak daerah dalam program optimalisasi pajak daerah yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Batam.

Penyerahan piagam ini juga disaksikan langsung Inspektorat Daerah Batam dan sejumlah pejabat di lingkungan Kejari Batam dan Bapenda Batam.

BACA JUGA:  Gerak Cepat Kolosal Kecamatan Tangani Sampah Liar dan Edukasi Warga

Untuk diketahui, pada tahun 2023 ini, PT Batam Mas Indah Permasi telah membayar piutang PBB-P2 sebesar Rp 852.848.250.

“Harapan kami, dengan sinergitas dan koordinasi yang berkesinambungan, ke depannya kami Jaksa Pengacara Negara dapat kembali membantu Bapenda Batam untuk semakin maksimal meningkatkan pemulihan keuangan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah, juga mengapresiasi Kajari Batam atas kesuksesan program dan terjalinnya kerja sama selama 2023 ini.

BACA JUGA:  Wako Amskakar Pinta OPD Segera Tindaklanjuti Hasil Pemerikasaan Interim Laporan Keuangan Pemko Batam Tahun 2024

“Semoga kerja sama dan sinergi ini terus terjalin ke depannya,” kata Azmansyah.

Ia berharap, dengan kerja sama yang terjalin, mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia mengaku, dengan meningkatnya PAD tersebut pembangunan Kota Batam semakin lancar.

“Pak Wali Kota sangat fokus membangun Batam, salah satu sumber pembangunan tersebut bersumber PAD,” katanya.(*)