Batam  

Saat Pelajar SMP Muhammadiyah Jadi 50 Anggota DPRD Kota Batam

Avatar photo
Foto. Kunjungan SMP Muhammadiyah Kabil ke Kantor DPRD Kota Batam, Rabu (8/11/2023).
Foto. Kunjungan SMP Muhammadiyah Kabil ke Kantor DPRD Kota Batam, Rabu (8/11/2023).

BATAM, TENTANGKEPRI.COM“Selamat Siang anggota dewan yang terhormat, tumben rapat paripurna kita ini 50 kursi penuh semua,” ujar Ketua Bapemperda DPRD Kota Batam, Muhammad Mustofa, Rabu (8/11/2023).

Hari itu ruang rapat paripurna DPRD Kota Batam berbeda dari hari-hari biasanya.

Sebab yang duduk di kursi DPRD Kota Batam itu merupakan para pelajar SMP Negeri Muhammadiyah Kabil, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Mereka merasakan 50 kursi ‘empuk’ yang ada di ruang rapat paripurna.

“Di sinilah pengesahan Perda-perda, persetujuan anggaran belanja kota Batam diteken demi kemajuan Kota Batam. Semoga ke depan kalian semua bisa duduk lagi dikursi ini,” ujarnya.

BACA JUGA:  DPRD Kota Batam dan Pemko Sepakat Cabut Perda No. 10 Tahun 2016

Dalam kegiatan Outing Class ini, puluhan siswa tersebut juga belajar materi dasar perihal politik di Gedung Serbaguna. Bahkan mengunjungi Fraksi PKS.

Mustofa mengapresiasi materi edukasi politik yang dilakukan SMP Muhammadiyah Kabil dengan mengunjungi kantor DPRD Batam. Menurut Mustofa, hal tersebut merupakan langkah awal bagi siswa mengenal politik.

“Kegiatan ini bagus untuk edukasi masyarakat terutama bagi mereka yang nanti ke depan yang akan betul-betul memasuki dan mengalami bonus demografi kita di tahun 2045, mereka nanti rata-rata umur 33 itu kan masuk di 2045 tentu mereka harus mempersiapkan diri,” ujar Mustofa usai mendampingi siswa-siswi Muhammmadiyah Kabil.

Ia tampak menjelaskan hal-hal dasar politik kepada para siswa.

Selain itu, Mustofa juga menjelaskan fungsi dan tugas DPRD serta pembagian kerja anggota DPRD.

BACA JUGA:  Jadwal Kapal Roro Batam-Kuala Tungkal Jambi, Lengkap Harga Tiket

“Kita jelaskan fungsi politik, siapa aja yang bisa masuk ke sini, dari proses bagaimana, kemudian berapa jumlah anggota dewan nya terus DPRD ini terbagi menjadi tiga badan dan 4 komisi dan kewenangannya apa aja, itu yang kita jelaskan tadi,” ujar Mustofa.

Di tempat yang sama, Guru SMP Muhammadiyah Nazrina Zahara mengatakan bahwa kunjungan itu merupakan kegiatan outing class atau kunjungan siswa ke DPRD sesuai materi pelajaran kelas 8 tentang mobilitas sosial dan organisasi politik di Indonesia.

BACA JUGA:  Batam Terus Berkembang, DPRD dan Pemko Kota Batam Bersinergi Merumuskan RTRW dan RPJPD 2021-2041

“Jadi pengenalan organisasi politik yang ada di Indonesia jadi kesini yang berhubungan. Terus dijelasin dengan Pak Mustofa selaku anggota dewan dari salah satu partai politik di Indonesia,” kata Nazrina.

Nazrina mengatakan kegiatan kunjungan edukasi ke organisasi-organisasi pemerintah dan politik baru pertama dilakukan. Pihaknya berharap dengan kunjungan itu, siswa mampu mengenal politik sedini mungkin.

“Ini baru pertama kali siswa diajarkan, diajak perkenalan dengan partai di DPRD ada kemudian bapak membahas tentang apa fungsi-fungsi DPRD, fungsi legislatif. Kemudian tadi banyak tanya jawab juga,” katanya.(TB)