Batam  

Pemko Batam Jadi Rujukan, Lingga Adopsi Sistem e-Monev

Avatar photo

BATAM, TENTANGKEPRI.COM –  Pemerintah Kota (Pemko) Batam kian memantapkan posisi sebagai daerah rujukan dalam transformasi digital pemerintahan. Hal ini dibuktikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, dan Sekda Kabupaten Lingga, Armia, terkait pemanfaatan Sistem Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Secara Elektronik (e-Monev). Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Lantai II Kantor Wali Kota Batam, Jumat (28/11/2025).

Kunjungan resmi Sekda Lingga tersebut sekaligus memperkuat komitmen kedua daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan akuntabel. Sistem e-Monev yang sudah diterapkan Pemko Batam menjadi dasar bagi Lingga untuk melakukan transfer pengetahuan, pendampingan teknis, hingga penyesuaian aplikasi agar dapat digunakan di lingkungan Pemkab Lingga.

BACA JUGA:  Terus Melayani dan Dorong Transparansi, Wali Kota Rudi Gaungkan Pencegahan Korupsi

PKS ini mencakup beberapa ruang lingkup, mulai dari pemanfaatan aplikasi e-Monev, pengelolaan data monitoring dan evaluasi, peningkatan kapasitas aparatur, hingga penguatan pelaporan pembangunan secara elektronik. Kedua pihak juga sepakat melakukan monitoring berkala dan evaluasi tahunan atas pelaksanaan kerja sama tersebut.

BACA JUGA:  Batam Sumbang 77 Persen Realiasi PMA di Kepri Sepanjang Tahun 2023

Sekda Batam, Firmansyah, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Pemkab Lingga dan menegaskan kesiapan Batam dalam berbagi inovasi.

“Kami siap mendampingi dan berbagi pengalaman. Semoga implementasi e-Monev di Lingga berjalan optimal serta memberi manfaat besar bagi tata kelola pembangunan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gebyar UMKM Batam 2025: Panggung Kreativitas Pelaku Usaha dan Generasi Muda

Sementara itu, Sekda Lingga, Armia, menyampaikan bahwa Batam merupakan daerah yang dinilai berhasil menerapkan sistem monitoring elektronik dan layak menjadi rujukan.

“Kami datang untuk belajar dan mengadopsi praktik terbaik yang sudah dilakukan Batam. Ini langkah penting bagi Lingga dalam memperkuat transformasi digital pemerintahan,” tuturnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi contoh sinergi antardaerah di Kepulauan Riau dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif, transparan, dan berkinerja tinggi.