5 Kelompok yang Lebih Berisiko Alami Penyumbatan Pembuluh Darah Jantung

Avatar photo
Kelompok orang yang paling berisiko mengalami penyumbatan pembuluh darah jantung.(Pexels)
Kelompok orang yang paling berisiko mengalami penyumbatan pembuluh darah jantung.(Pexels)

TENTANGKEPRI.COM – Penyumbatan pembuluh darah jantung terjadi ketika arteri koroner (pembuluh darah utama yang memasok darah ke jantung) menyempit atau tersumbat.

Kondisi tersebut akan membatasi aliran darah ke otot jantung (aterosklerosis) yang bisa menyebabkan penyakit jantung koroner.

Penyakit jantung koroner biasanya disebabkan oleh penumpukan lemak (ateroma) pada dinding pembuluh darah di sekitar jantung (arteri koroner) dan membuatnya menyempit.

Selain karena riwayat keluarga, ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan seseorang lebih berisiko mengalami penyumbatan pembuluh darah jantung.

Berikut adalah beberapa kelompok orang yang lebih berisiko terkena penyumbatan pembuluh darah di jantung:

BACA JUGA:  Coca-Cola, Sprite, Fanta Ditarik di Eropa, Kadar Kloratnya Amat Tinggi

1. Perokok

Merokok merupakan faktor risiko utama penyumbatan pembuluh darah jantung yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.

Zat kimia lain dalam asap rokok dapat merusak lapisan arteri koroner, yang menyebabkan pengerasan arteri.

Baik nikotin maupun karbon monoksida (dari asap rokok) membebani jantung dengan membuatnya bekerja lebih cepat. Keduanya juga meningkatkan risiko pembekuan darah.

2. Memiliki tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat membuat pembuluh darah ke jantung menjadi keras dan kaku.

BACA JUGA:  Makan Sayur Pare Apakah Bisa Menurunkan Gula Darah? Begini Faktanya

Hal ini dapat menyebabkan aterosklerosis, yang menyebabkan penyakit jantung koroner akibat penyumbatan pembuluh darah jantung.

3. Orang dengan kolesterol tinggi

Terlalu banyak kolesterol “jahat” dalam darah dapat meningkatkan risiko aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah jantung.

Kolesterol penting untuk sel-sel sehat, tetapi jika kadarnya terlalu tinggi dalam darah dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.

4. Penderita diabetes

Kondisi diabetes meningkatkan risiko penyakit arteri koroner.

Diabetes tipe 2 dan penyakit arteri koroner memiliki beberapa faktor risiko yang sama, seperti obesitas dan tekanan darah tinggi.

BACA JUGA:  Butuh Berapa Langkah Jalan Kaki Per Hari demi Turunkan Risiko Kanker? Ini Kata Studi

Diabetes dapat menyebabkan penyakit jantung koroner karena dapat menyebabkan lapisan pembuluh darah menjadi lebih tebal, yang dapat membatasi aliran darah.

5. Orang yang tidak pernah berolahraga

Kurangnya olahraga atau aktivitas fisik dikaitkan dengan penyakit arteri koroner dan beberapa faktor risikonya.

Jika seseorang kurang bergerak aktif, dapat menyebabkan timbunan lemak menumpuk di arteri Anda.

Jika pembuluh darah yang memasok darah ke jantung tersumbat, hal itu dapat menyebabkan serangan jantung.

Sumber: kompas.com