Peringatan Congenital Heart Desease Awareness Week, RSBP Batam Layani Screening Jantung Bawaan pada Bayi dan Anak

Avatar photo

BATAM, TENTANGKEPRI.COM – Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) menggelar bakti sosial Screening Jantung Bawaan pada Bayi dan Anak dalam rangka peringatan Congenital Heart Desease Awareness Week pada Jum’at (14/2/2025) di RSBP Batam.

Screening jantung bawaan ini dilayani oleh dr. Priyandini Wulandari, Sp. JP., FIHA. kepada 20 bayi dan anak yang mendaftar dengan metode pemeriksaan Ekokardiografi.

BACA JUGA:  Deputi V BP Batam Tinjau Progres Bandara Hang Nadim, Dorong Pertumbuhan Industri MRO

Direktur Badan Usaha Rumah Sakit, dr. Sri Rezeki Handayani, Sp. M. menuturkan kedepannya poliklinik jantung bayi dan anak ini akan segera hadir secara umum di RSBP Batam untuk melayani masyarakat Batam dan Kepulauan Riau.

“Saat ini RSBP Batam telah memiliki dokter spesialis jantung konsultan anak yaitu dr. Priyandini Wulandari, Sp. JP., FIHA.,” terang dr. Sri sapaan akrabnnya.

BACA JUGA:  Upacara Peringatan Hari Jadi Batam ke-194, Rudi Ungkap Makna "Terus Melaju Menuju Batam Kota Baru"

“Lewat kegiatan bakti sosial Screening Jantung Bawaan pada Bayi dan Anak yang kita selenggarakan hari ini, harapannya ke depan poliklinik ini dapat segera kita hadirkan untuk melayani masyarakat Batam dan Kepri,” pungkas dokter spesialis mata ini.

Meneruskan pernyataan Direktur Badan Usaha Rumah Sakit, Dokter Jantung Konsultan Anak RSBP Batam, dr. Priyandini Wulandari, Sp. JP., FIHA. menyampaikan pentingnya tujuan dari screening ini untuk mendeteksi jika ada penyakit jantung bawaan pada anak sejak dini.

BACA JUGA:  Tinjau Pekerjaan Drainase di Bengkong, Deputi Bidang Infrastruktur Harap Kolaborasi Pengembang Properti Sukses Atasi Potensi Banjir

“Mengingat penyakit jantung bawaan ini masih menjadi fenomena dengan angka kejadian 8-10/1000 kelahiran hidup dan beberapa diantaranya tidak menimbulkan gejala spesifik, screening awal ini tentu akan sangat bermanfaat bagi orang tua untuk mendeteksi kesehatan jantung dari putra putrinya sejak dini,” ujar dr. Priyandini. (MI)