Batam  

Anggota Komisi II DPRD Batam Gabriel Minta Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg Ditingkatkan

Avatar photo
Pertamina Patra Niaga Sumbagut pastikan tidak ada kendala stok LPG 3 kg di Kota Batam. (Foto: Pertamina)
Pertamina Patra Niaga Sumbagut pastikan tidak ada kendala stok LPG 3 kg di Kota Batam. (Foto: Pertamina)

BATAM, TENTANGKEPRI.COM – Anggota Komisi II DPRD Batam, Gabriel Shafto Ara Anggito Sianturi meminta pemerintah daerah (Pemda) memperketat pengawasan serta memberikan pembinaan kepada para pangkalan agar penyaluran gas bersubsidi tepat sasaran.

Hal ini dianggap perlu menyusul masih maraknya pelaku usaha non mikro menggunakan LPG 3 Kilogram di Kota Batam.

BACA JUGA:  Fraksi-Fraksi DPRD Kota Batam Setujui Lanjutkan Pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2025

“Pemerintah melalui OPD terkait harus lebih rutin melakukan pembinaan terhadap pangkalan dalam mengontrol penyaluran LPG 3 kilogram,” jelasnya, Senin (25/82/2025).

Menurutnya, jika ada pangkalan yang terbukti menyalurkan gas subsidi tidak sesuai aturan, Pertamina bersama instansi terkait perlu menjatuhkan sanksi tegas.

Selain itu, Gabriel juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada pelaku usaha mengenai kriteria konsumen yang berhak menggunakan LPG 3 kilogram. Ia mendorong adanya program stimulus dari Pertamina dan pemerintah bagi pelaku usaha non mikro agar beralih menggunakan tabung gas non-subsidi (tabung pink).

BACA JUGA:  Hadiri Kunjungan Tim Wasev TMMD, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam Apresiasi Sinergi TNI-Warga Sambau

Gabriel juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga situasi kondusif, serta tidak memperjualbelikan LPG 3 kilogram kepada pihak-pihak yang tidak berhak.

“Dalam kondisi ekonomi saat ini, banyak unit usaha yang berusaha menekan biaya operasional. Maka perlu solusi yang adil agar penyaluran LPG 3 kilogram tepat sasaran, sementara pelaku usaha tetap bisa beroperasi,” jelasnya. (Pane)

BACA JUGA:  Disdik Kota Batam Larang Sekolah Pungut Biaya Wisuda, Kegiatan Perpisahan Tidak Kewajiban