Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra Beri Atensi Serius Penanganan Banjir

Avatar photo
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra

BATAM, TENTANGKEPRI.COM – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra memberi atensi serius terhadap persoalan banjir yang terjadi akibat cuaca ekstrem beberapa hari terakhir.

Dalam rangka mengantisipasi dampak ke masyarakat, Li Claudia pun telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam serta Deputi di lingkungan BP Batam untuk bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda.

BACA JUGA:  731 Calhaj Batam Terbagi 3 Kloter, Rudi-Marlin Beri Uang Sangu dan Bekali Sambal Ukan Bilis

“Saya telah meminta OPD, Camat dan Deputi untuk segera turun mengecek titik-titik banjir. Kita ingin segera ada solusi agar persoalan ini tidak terulang di kemudian hari sehingga merugikan masyarakat,” tegas Li yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota Batam, Jum’at (21/3/2025).

Ia juga meminta kerjasama dari seluruh pengusaha yang saat ini sedang melakukan kegiatan cut and fill untuk tetap memperhatikan kondisi lingkungan selama pengerjaan berlangsung.

BACA JUGA:  Sambangi BP Batam, Khofifah Indar Parawansa Lantik Ketua Ikatan Alumni UNAIR

Apabila imbauan ini diabaikan, pihaknya pun tidak segan-segan untuk meninjau ulang perizinan milik para pengusaha tersebut.

“Saya harap, para pengembang (Developer) untuk membangun sesuai dengan perizinan yang mereka kantongi. Jangan ada pekerjaan yang tidak sesuai izin sehingga merugikan masyarakat,” tegasnya lagi.

BACA JUGA:  CIPTAKAN MOMEN TAK TERLUPAKAN DENGAN PILIHAN PAKET MAKAN MALAM ROMANTIS DI HARRIS RESORT WATERFRONT BATAM

Selanjutnya, Li juga meminta masyarakat Batam untuk berpartisipasi dalam penanganan banjir yang terjadi.

Salah satu caranya adalah dengan tetap menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan yang nantinya dapat memberikan dampak terhadap saluran drainase.

“Ini adalah persoalan kita semua. Mari sama-sama kita jaga Batam agar tidak ada persoalan yang dapat merugikan perekonomian,” pungkasnya. (DN)