Batam  

Lebih Cepat dan Transparan, Pemko Batam Luncurkan Tiga Inovasi Digital

Avatar photo

BATAM, TENTANGKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam resmi meluncurkan tiga inovasi digital yang dirancang untuk mempercepat layanan publik serta memperkuat langkah Batam menuju kota berbasis smart city. Kegiatan peluncuran dan sosialisasi berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (4/12/2025).

Tiga aplikasi yang diperkenalkan tersebut ialah SASTRA (Sistem Administrasi Tamu dan Rapat), SIDIA (Sistem Digitalisasi Kerja Sama Media), dan SIMELATI (Sistem Manajemen Layanan Teknologi Informasi).

BACA JUGA:  Ketua DPRD Batam Nuryanto Harapkan Seluruh Anggota Terpilih Masa Jabatan 2024-2029 Bisa Menjaga Amanah

Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan apresiasinya kepada para inovator yang telah merancang dan mengembangkan seluruh aplikasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran inovasi digital ini menjadi bagian penting dalam mempercepat transformasi layanan pemerintah agar semakin cepat, tepat, dan transparan.

“Ketiga inovasi ini tidak lain untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan,” ujar Rudi.

Aplikasi SASTRA dikembangkan oleh Sekretaris Diskominfo, Titin Yuniarti. SIDIA dikembangkan oleh Kepala Bidang Komunikasi dan Kehumasan, Nahar Febrianto, sedangkan SIMELATI oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government, Tyas Satria Manggala.

BACA JUGA:  Batam Siap Menggelar Jambore Sepeda Lipat Tahun 2023

Adapun, SIMELATI berfungsi sebagai pusat kendali layanan teknologi informasi. Setiap permohonan layanan TI tercatat, dipantau, dan ditangani dengan standar yang sama sehingga lebih akuntabel dan mudah dimonitor.

Kemudian, SASTRA hadir untuk menata pengelolaan tamu dan rapat secara lebih tertib melalui sistem digital, mulai dari pencatatan kunjungan, agenda, daftar hadir, hingga penyusunan notula.

BACA JUGA:  Banjir Karena Hujan Lebat, Respon Cepat Pemko Batam Turunkan Alat Berat

Sementara itu, SIDIA menjadi terobosan dalam digitalisasi kerja sama media. Seluruh proses pengajuan proposal, verifikasi, hingga pemantauan pelaksanaan dilakukan secara daring sehingga lebih transparan, efisien, dan mengurangi biaya operasional.

Meski memiliki fungsi yang berbeda, ketiga aplikasi ini memiliki tujuan yang sama: memperkuat transformasi digital Pemko Batam dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Rizka)