Batam  

Apel Peringatan Hari Amal Bakti ke-78 Kementerian Agama, Rudi: Mari Menjaga Harmoni Kehidupan Beragama

Avatar photo
Rudi saat bertindak sebagai inspektur apel peringatan Hari Amal Bakti ke-78 Kementerian Agama Tahun 2024 tingkat Kota Batam di MAN Batam Jl. Brigjen Katamso No.10 Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung.
Rudi saat bertindak sebagai inspektur apel peringatan Hari Amal Bakti ke-78 Kementerian Agama Tahun 2024 tingkat Kota Batam di MAN Batam Jl. Brigjen Katamso No.10 Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung.

BATAM, TENTANGKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengajak seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Agama Kota Batam terus meningkatkan semangat pengabdian dan perjuangan mewujudkan segala cita dibentuknya Kementerian Agama.

Hal itu disampaikan Rudi saat bertindak sebagai inspektur apel peringatan Hari Amal Bakti ke-78 Kementerian Agama Tahun 2024 tingkat Kota Batam di MAN Batam Jl. Brigjen Katamso No.10 Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung.

BACA JUGA:  Paskah Oikumene Batam 2026 Meriah, Mongol Stres Hibur Ribuan Jemaat

Dalam amanatnya Rudi membacakan sambutan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas. Sebagai institusi yang memiliki tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama dan pendidikan keagamaan, tugas Kementerian Agama tidaklah ringan.

“Di antara tugas berat kita adalah menjaga harmoni kehidupan beragama sebagai salah satu pilar kerukunan nasional,” kata Rudi, Rabu (3/1/2024).

BACA JUGA:  Atasi Masalah Sampah, Pemko Batam Gelar Sosialisasi Pilah Sampah dari Rumah

Pada momentum HAB ke-78 Kementerian Agama ini, Rudi mengajak kepada seluruh ASN Kementerian Agama untuk meningkatkan spirit layanan kita kepada seluruh umat beragama.

Indonesia Hebat Bersama Umat adalah tema yang kita usung pada HAB ke-78 ini. Ini bermakna bahwa kita harus membersamai umat untuk menuju Indonesia yang hebat. Wujud dari membersamai umat ini adalah dengan memberikan layanan yang sebaik-baiknya kepada seluruh umat beragama.

BACA JUGA:  Sempurnakan RKPD Tahun 2026, Pemko Batam Jaring Aspirasi Pemangku Kepentingan

“Oleh karena itu, mari kita wujudkan birokrasi yang melayani. Kita layani umat dengan senang hati, riang gembira, dan penuh pengabdian. Jadikan pelayanan umat ini sebagai “panggilan hati”, bukan semata kewajiban birokrasi,” ujarnya.(*)