Harga BBM Pertamina per 1 Mei 2026 Tak Berubah, Pertamax Tetap Rp12.300 per Liter

Foto: Ilustrasi pom bensin (Getty Images/iStockphoto/Ziga Plahutar)
Foto: Ilustrasi pom bensin (Getty Images/iStockphoto/Ziga Plahutar)

PT Pertamina memutuskan tidak mengubah harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 Mei 2026. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi pada 18 April 2026 akibat gejolak harga minyak dunia yang dipicu konflik di Iran.

Berdasarkan pantauan di SPBU Condet, Jakarta, harga Pertamax (RON 92) masih bertahan di Rp12.300 per liter. Sementara Pertamax Green tetap dijual Rp12.900 per liter.

Untuk BBM subsidi, harga Pertalite masih dipatok Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Adapun harga BBM nonsubsidi lainnya juga belum berubah. Pertamax Turbo tetap Rp19.400 per liter, Dexlite Rp23.600 per liter, serta Pertamina Dex Rp23.900 per liter. Harga di sejumlah daerah lain dimungkinkan berbeda menyesuaikan kebijakan wilayah.

SPBU Swasta Juga Stabil

Selain Pertamina, harga BBM di sejumlah SPBU swasta juga terpantau belum mengalami perubahan pada awal Mei ini.

Di SPBU BP-AKR Tanjung Barat, Jakarta Selatan, harga BP 92 masih berada di angka Rp13.390 per liter. Sedangkan BP Ultimate Diesel tetap Rp25.560 per liter.

Sementara di SPBU Vivo Warung Buncit, Jakarta Selatan, harga Revvo 92 masih Rp12.390 per liter. Namun stok Revvo 95 dan Primus Diesel Plus dilaporkan kosong.

Untuk Shell, stok BBM di sejumlah SPBU seperti Lenteng Agung dan Tanjung Barat dilaporkan belum tersedia. Jenis BBM yang kosong meliputi Shell Super, Shell V-Power, Shell V-Power Nitro+, dan Shell V-Power Diesel. Melalui laman resminya, Shell menyebut stok BBM memang sedang tidak tersedia.

Exit mobile version