TENTANGKEPRI.COM – MotoGP Mandalika 2023 digelar di Indonesia. Perhelatan event olahraga internasional itu dilaksanakan mulai dari 13-15 Oktober 2023 di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
NTB mempunyai segudang wisata indah untuk dikunjungi. Para wisatawan lokal dan mancanegara bisa berkunjung ke wisata tersebut saat menonton MotoGP di Mandalika, berikut rekomendasinya:
Bukit Merese
Destinasi wisata alam di NTB yang menawarkan keindahan perbukitan hijau, bentang pasir putih, dan gradasi warna air laut yang memesona, Bukit Merese. Berlokasi di Lombok Tengah, untuk menuju puncak bukit dan melihat langsung keindahan alam.
Waktu yang tepat untuk mengunjungi Bukit Merese adalah pagi hari atau menjelang matahari tenggelam. Karena tempat ini menawarkan bentang alam yang tak berujung, lengkap dengan sunset yang indah dan memanjakan mata.
Gili Nanggu
Seperti yang kita ketahui, Nusa Tenggara Barat terkenal akan Gili yang indah. Gili atau pulau kecil ini tersebar hampir di beberapa perairan Lombok.
Salah satu gili yang wajib Sobat Parekraf kunjungi adalah Gili Nanggu. Lokasinya berada di Selat Lombok atau di pesisir barat Pulau Lombok.
Gili Nanggu pulau tak berpenghuni yang berada di wilayah Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Di sini kita bisa menikmati keindahan alam bawah laut dengan aktivitas snorkeling maupun menyelam.
Ikan-ikan dan terumbu karang yang masih terjaga dengan baik. Tentu mereka akan menyambut kita di bawah perairannya.
Desa Adat Sade
Bagi Anda yang menyukai budaya lokal, tak ada salahnya mengunjungi Desa Adat Sade. Salah satu desa wisata di NTB ini berada di Rembitan, Lombok Tengah. Di desa ini kita bisa melihat langsung keseharian dari masyarakat Suku Sasak. Salah satunya menenun kain yang menjadi cenderamata khas dari Desa Sade.
Menariknya lagi, kita juga bisa melihat langsung rumah adat Suku Sasak yang tergolong unik.
Karena dindingnya terbuat dari anyaman dengan atap alang-alang kering. Sementara bagian lantai rumahnya terbuat dari campuran kotoran kerbau, tanah liat, dan jerami.
Festival Bau Nyale
Selain mengunjungi desa wisata di NTB, tak ada salahnya jika mencoba tradisi menangkap cacing di sekitar Pantai Kuta dan Pantai Seger. Tradisi ini dikenal dengan istilah Bau Nyale, yang biasanya diadakan setiap tanggal 20 bulan 10 menurut penanggalan Suku Sasak.
Masyarakat Sasak percaya, tradisi berburu nyale ini dapat mendatangkan kesejahteraan. Nantinya cacing yang didapat dalam perburuan akan ditaburkan di sawah-sawah, atau diolah menjadi makanan.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan atau ikut langsung Festival Bau Nyale. Biasanya festival ini akan digelar awal tahun yakni sekitar bulan Februari atau Maret.(*)
