Jefridin: Terimakasih Kolaborasi Bersama Pemerintah, Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Umat Membangun Batam

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M. Pd mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyerahkan secara simbolis insentif triwulan II kepada 277 orang Pendeta, yang tergabung dalam Ikatan Pendeta Menetap Batam (IPMB) Kota Batam, sekaligus penandatanganan amprah, di Lantai 4 Kantor Wali Kota Batam, Kamis (6/7/2023)
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M. Pd mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyerahkan secara simbolis insentif triwulan II kepada 277 orang Pendeta, yang tergabung dalam Ikatan Pendeta Menetap Batam (IPMB) Kota Batam, sekaligus penandatanganan amprah, di Lantai 4 Kantor Wali Kota Batam, Kamis (6/7/2023)

BATAM, TENTANGKEPRI.COM –  Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M. Pd mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyerahkan secara simbolis insentif triwulan II kepada 277 orang Pendeta, yang tergabung dalam Ikatan Pendeta Menetap Batam (IPMB) Kota Batam, sekaligus penandatanganan amprah, di Lantai 4 Kantor Wali Kota Batam, Kamis (6/7/2023).

“Terimakasih atas kolaborasi Pendeta di Kota Batam bersama dengan pemerintah. Kedamaian Batam ada di tangan kita. Mari perkokoh persatuan dan kesatuan umat dalam membangun Batam, menuju Batam madani yang kita cita- citakan,” kata Jefridin mengawali sambutannya.

Ketua IPMB Kota Batam, Pendeta Apung Simanjuntak menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada Pemerintah yang memberikan perhatian lebih kepada para tokoh dan penggiat agama di Kota Batam.

BACA JUGA:  Bawaslu Usul ke KSP Bahas Opsi Tunda Pilkada Serentak 2024

“Syukur kepada Pemerintah Kota Batam terimakasih khususnya Pak Wali Kota, Muhammad Rudi dan Pak Sekda yang mewakili hari ini, kiranya senantiasa terus mendukung dan mengapresiasi kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Apung sekaligus meminta dukungan pemerintah kepada para guru sekolah minggu dan pendeta lainnya yang belum terdaftar sebagai penerima insentif.

“Menanggapi Pak Ketua kita coba usahakan. Bapak dan ibu, Insentif ini bersumber dari dua hal. Pertama, karena kebijakan Kepala Daerah yaitu Wali Kota, dan karena kemampuan daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika PAD kita bagus, Pak Wali pasti mendukung,” jelas Jefridin menjawab keresahan Ketua IPMB Batam tersebut.

BACA JUGA:  Ikuti Rakor Tematik Sektor Pertanahan, Jefridin Sebut Ada Empat Rekomendasi Yang Harus Ditindaklanjuti Pemda

Karenanya Jefridin menyampaikan, bahwa salah satu alasan pembangunan infrastruktur yang tengah masif dilakukan oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi tidak lain adalah sebagai trobosan meningkatkan perekonomian di Kota Batam.

“Infrastruktur yang luar biasa dibangun, agar akses investor dan wisatawan lokal hingga mancanegara yang datang ke Batam dapat tertarik dan nyaman. Jika investor menanamkan investasi di Batam, maka lapangan kerja akan terbuka,” katanya.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam Sambut Ribuan Peserta Jamselinas se Tanah Air, Bekayuh Besame Tambah Sodare

Disamping itu, melalui wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke Batam, maka secara langsung akan menambah pendapatan pajak bagi hotel dan restoran. Dimana menurut Jefridin, dari pajak tersebutlah insentif kepada para tokoh agama di Kota Batam dapat terealisasikan.

“Kuncinya harus aman dan kondusif. Pak Wali Kota Muhammad Rudi berterimakasih, karena selaku tokoh agama telah mengajak umat mendukung pembangunan. Juga sampaikan untuk selalu menjaga Batam agar bersih menyeimbangi infrastruktur yang bedelau hari ini,” kata Jefridin sekaligus menutup sambutannya.(*)